Langsung ke konten utama

ADVOKASI DARI CATATAN DAN ARSIP UNTUK TOPENG BLANTEK

ADVOKASI DARI CATATAN DAN ARSIP UNTUK TOPENG BLANTEK
SEBAGAI WARISAN BUDAYA YANG MENGAGUMKAN


Hikmah Irfaniah * dan Ike Iswary Lawanda *

3. METODE PENELITIAN

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara dan analisis dokumen. Wawancara dilakukan kepada 11 informan, yaitu 3 seniman topeng blantek, 1 staf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, 3 staf Balai Pelestarian dan Nilai Budaya Jawa Barat, 2 staf Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan 2 Penguji dari program penetapan. Tujuan wawancara adalah untuk mengetahui proses penetapan program dan nilai-nilai mereka terhadap Topeng Blantek dan Arsip dan Arsip Topeng Blantek.

Dokumentasi analisis dilakukan untuk memperoleh informasi tentang nilai-nilai Topeng Blantek yang tercantum dalam arsip dan arsip Topeng Blantek dan untuk mengetahui proses advokasi dalam penetapan program Warisan Budaya Takbenda. Dokumentasi termasuk arsip dan arsip Topeng Blantek yang dibuat, diterima, dan digunakan kembali dalam mendukung Topeng Blantek selama proses program penetapan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mempertahankan Kesenia Betawi Lewat Seni Topeng Blantek - Jendela (3/9)

Festival Warisan Budaya Tak Benda

ADVOCACY OF RECORDS AND ARCHIVES FOR TOPENG BLANTEK AS INTAGIBLE CULTURAL HERITAGE

ADVOCACY OF RECORDS AND ARCHIVES FOR TOPENG BLANTEK AS INTAGIBLE CULTURAL HERITAGE  Hikmah Irfaniah* and Ike Iswary Lawanda*  4.2. Values in Topeng Blantek and Topeng Blantek Records and Archives  Topeng Blantek is an intangible cultural product in art performance domain. Scafidi (1968) stated that “for cultural products, the intangible element may be an expression of community beliefs, values, aesthetics, or practices”. Every element in Topeng Blantek includes stage art, music, costume, dance, martial art, and lakon as a whole represents the cultural values of Betawi people.  • Stage setting. The stage setting of Topeng Blantek consists of sundung and torch, both of which are objects used by Betawi people everyday in the past. Sundung is a traditional appliance to transport goods. The existence of sundung and torch on the stage has been maintained because it reflects the origin of where Topeng Blantek and what kind of life of Betawi people at that t...